Penjelasan VPN

Nama : Angelia Ayuyolanda S
Nim    : 201931038
Kelas  : Jaringan Komputer (F)
Dosen : Max Teja Ajie Cipta Widiyanto ,S.Kom., M.Kom

JARINGAN KOMPUTER (Tugas 3)

Virtual Private Network (VPN) 

termasuk teknologi komunikasi yang memungkinkan anda terhubung dengan jaringan publik. Dengan menggunakan VPN, maka jaringan perusahaan yang memanfaatkan infrastruktur IP bisa tersambung dengan kantor cabangnya secara private. Tentu saja dengan sistem pengamanan transmisi data yang lebih baik. Berikut adalah penjelasan maknanya Virtual yaitu hal yang tidak nyata atau semu, di dunia maya/ internet, Private yaitu sebuah sifatnya pribadi, tidak bisa diakses sembarang orang. Untuk menjaga kerahasiannya dari jaringan publik maka semua data akan di-enkripsi, Sedangkan Network yaitu sebuah jaringan koneksi yang saling terhubung. Jadi dapat disimpulkan VPN adalah Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan tertentu, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi.

Jenis -Jenis VPN

Berikut adalah beberapa jenis-jenis VPN antara lain yaitu:


1. VPN PPTP

VPN PPTP singkatan dari Point-to-Point Tunneling Protocol (Protokol Kanalisasi Titik ke Titik). Seperti nama yang disandangnya, VPN PPTP menciptakan kanal dan menangkap data. Nama yang cukup panjang untuk VPN yang paling umum digunakan. VPN PPTP digunakan oleh para pengguna jarak jauh untuk menyambungkan mereka dengan jaringan VPN menggunakan koneksi internet mereka yang sudah ada. VPN sangat bermanfaat baik bagi pengguna bisnis atau pengguna rumahan. Untuk mengakses VPN, pengguna masuk VPN memakai kata sandi yang sudah diakui. VPN PPTP ideal untuk penggunaan pribadi dan bisnis sebab mereka tidak perlu membelinya dan pemasangan perangkat keras ekstra dan fasilitasnya secara khusus dijajakan sebagai perangkat lunak tambahan yang tidak mahal. VPN PPTP juga digunakan secara luas karena kompatibilitas-nya dengan sistem Windows, Mac dan Linux. Meskipun VPN PPTP tampaknya punya banyak manfaat, ada kerugian untuk VPN ini. Kerugian dari memakai VPN PPTP adalah layanan ini tidak menyediakan enkripsi, yang pada umumnya merupakan alasan mengapa orang memakai VPN. Kerugian lain adalah ketergantungannya pada PPP atau Protokol dari Titik ke Titik untuk melaksanakan tindakan pengamanan.


2. Intranet VPN

Jenis VPN ini sering disebut juga dengan site to site VPN. Biasanya jenis VPN ini sering digunakan untuk menyambungkan antara kantor cabang dengan kantor pusat. Cara untuk menghubungkannya adalah lewat shared network. Sedangkan untuk koneksi yang digunakan adalah, koneksi dedicated atau koneksi yang permanen.

3. Extranet VPN

Biasanya digunakan untuk menghubungkan kantor dengan pihak luar. Misalnya saja, untuk menghubungkan kantor dengan supplier, pelanggan, rekan bisnis, dan komunitas dalam jaringan internet. Tentu saja jenis jaringan ini menggunakan koneksi dedicated. Dengan extranet VPN inilah setiap perusahaan bisa berkomunikasi dan bertukar informasi dengan cepat, mudah, dan aman.


4. VPN L2TP

L2TP merupakan singkatan dari Layer to Tunneling Protocol (protokol lapisan ke kanalisasi) yang dikembangkan oleh Microsoft dan Cisco. VPN L2TP merupakan VPN yang secara khusus digabungkan dengan protokol keamanan VPN lainnya guna membentuk koneksi VPN yang lebih aman. VPN L2TP membentuk kanal antara dua titik koneksi L2TP dan VPN lain seperti protokol IPsec yang mengenkripsi data dan memusatkan pada mengamankan komunikasi antar kanal-kanal.

L2TP juga serupa dengan PPTP. Kesamaan ini ada kaitannya dengan kekurangan mereka dalam hal enkripsi dan keduanya juga bersandar pada protokol PPP untuk melakukan itu. Keduanya mulai memunculkan perbedaan berkenaan dengan kerahasiaan data mereka dan integritas datanya. VPN L2TP menyediakan keduanya sedangkan VPN PPTP tidak demikian.


5. Routing Protocols (MPLS/BGP)

Multi-Protocol Label Switching (MPLS) tidak cocok digunakan oleh pengguna biasa sebaliknya sangat ideal untuk perusahaan atau bisnis dengan koneksi situs ke situs (site-to-site). Semua konfigurasi dilakukan di tingkat jaringan sehingga pengguna akhir akan melihat koneksi jaringan yang nyata saja.


6. IP sec

IPsec merupakan singkatan dari  Internet Protocol Security. IPsec merupakan protokol VPN yang digunakan untuk mengamankan komunikasi internet lintas jaringan IP. Kanal dipersiapkan di situs jauh yang memungkinkan akses ke situs pusat Anda. IPsec berfungsi untuk mengamankan komunikasi protokol internet dengan memverifikasi masing-masing sesi dan mengenkripsi secara individu paket data di seluruh koneksi. Ada dua mode di mana VPN IPsec beroperasi. Dua mode tersebut adalah mode transportasi dan mode kanalisasi. Kedua mode ini memproteksi transfer data antara dua jaringan yang berbeda. Selama mode transportasi, pesan dalam paket data dienkripsi. Dalam mode kanalisasi, seluruh paket data dienkripsi. Keuntungan pada penggunaan VPN IPsec adalah VPN ini dapat juga dipakai sebagai tambahan pada protokol keamanan lainnya guna memberikan sistem keamanan yang lebih tangguh.

Meskipun IPsec merupakan VPN yang layak untuk dimiliki, kekurangan terbesar dari memanfaatkan protokol ini adalah pemasangan klien yang memakan banyak waktu berharga yang pasti terjadi sebelum bisa memakainya.

Bagaimana cara kerja VPN?

Cara kerja VPN adalah melakukan enkripsi pertukaran data bahkan sebelum koneksi publik di tempat kopi atau warung internet membacanya. Ketika terhubung dengan internet menggunakan koneksi VPN itu seperti mengakses internet menggunakan lorong khusus, tidak menggunakan jaringan utama.

Server VPN bertugas untuk meneruskan koneksi Anda ke situs yang ingin diakses. Jadi koneksi yang Anda lakukan akan dikenali sebagai koneksi dari jaringan server VPN bukan jaringan yang digunakan pada saat itu.

Jadi ketika menggunakan jaringan tanpa VPN maka koneksi yang dilakukan secara langsung (direct) tanpa enkripsi. Sedangkan jika menggunakan VPN, maka koneksi yang dilakukan terenkripsi dan dilewatkan terlebih dahulu melalui VPN server.

Berikut ini ilustrasi koneksi melalui jaringan tanpa VPN dan menggunakan VPN.

Koneksi ini memang sudah menjadi standar yang digunakan ketika kita menggunakan internet. Tidak ada enkripsi dan semua data yang yang terlibat dalam proses pertukaran data antara Anda dan aplikasi yang di internet dapat saja dilihat oleh banyak orang.

Tidak masalah jika data yang diproses hanyalah data mengenai pencarian di Google, hiburan atau semacamnya.

Ini akan menjadi masalah jika data yang diproses adalah perbankan online, email bisnis, atau apa pun yang sedikit lebih sensitif. Tentu saja ini akan menjadi cerita yang berbeda. Untuk melakukan serangan online, biasanya pada hacker menggunakan teknik serangan Man in The Middle (MITM) – ini akan kita bahas lain waktu.

Kemudian, bagaimana cara kerja VPN mengamankan data ketika melakukan pertukaran data di internet? Kita coba lihat gambar di bawah ini


Ketika Anda menggunakan VPN (biasanya menggunakan aplikasi), data Anda dienkripsi oleh aplikasi dan baru dikirimkan melalui ISP kemudian ke server VPN. Server VPN menjadi perangkat ketiga untuk menghubungkan Anda dengan situs atau layanan online. Ini akan dapat memecahkan masalah privasi dan keamanan data saat melakukan pertukaran data. Apa manfaat dan kegunaan VPN lainnya?

Manfaat penggunaan VPN

1. Keamanan

Keamanan Meningkat
Keamanan Meningkat
Hebatnya VPN adalah masalah keamanan yang terjamin, sudah menggunakan tunnel di jaringan public masih ditambah dengan enkripsi setiap pengiriman data. Selain itu VPN bisa mengakses apa saja di internet tanpa diketahui oleh orang lain. Jadi VPN menjadi solusi keamanan data di internet untuk menjaga dari serangan cyber crime.

2. Akses remote control
VPN memungkinkan Anda untuk melakukan remote komputer ditempat lain asalkan masih terhubung dengan jaringan internet. Manfaat VPN ini cocok untuk yang menyimpan data-data penting pada komputer dilokasi lain.

3. Mempercepat Download
Download Speed Meningkat
Download Speed Meningkat
Ketika Anda menggunakan VPN, Anda akan dibuatkan tunnel pada jaringan public sehingga tidak ada intervensi dari jaringan public lain. Hasilnya yang pasti kecepatan download menjadi meningkat.

4. Mengakases sumber daya secara mudah
Banyak perusahaan menggunakan layanan VPN yang memungkinkan karyawan dan para pekerja bisa mengakakses file, aplikasi, printer, hardisk dan sumber daya lain yang ada dikantor secara mudah dan yang pasti aman karena VPN memiliki jalur khusus dalam jaringan public.

5. Melindungi privasi online
Masalah utama dari internet adalah isu keamanan. Apalagi bagi yang sering menggunakan jaringan WiFi public, sangat rawan sekali terhadap tindak kejahatan. Biasanya yang paling banyak ditarget adalah username dan password dari akun-akun penting. Dengan bermodalkan aplikasi seperti WireShark sudah bisa membobol username dan password yang terhubung melalui WiFi public.

Solusinya, bisa menggunakan jaringan pribadi agar lebih aman, selain itu jika terpaksa  harus mengaktifkan VPN agar semua data yang dikirimkan terenkrispi sehingga lebih aman dari pembobolan password dan akun penting lainnya.

6. Mengatasi geolocation block

Geolocation Blocking
Geolocation Blocking

Geolocation block adalah blocking yang dilakukan website terhadap suatu wilayah tertentu, sehingga jika diakses lewat yang negara yang diblokir yang pasti tidak bisa terbuka. Tujuan geoblock ini yang pasti Negara yang diblok memang bukan menjadi target atau memiliki masalah. Contoh saja Negara China yang memblokir Google, sehingga warga China tidak bisa menggunakannya. Tujuannya yang pasti China tidak mau dikuasai oleh layanan dari Google.

Solusi yang bisa dilakukan oleh warga China agar bisa mengakses Google adalah dengan menggunakan VPN.

7. Membuka website yang diblokir pemerintah
Akhir-akhir ini pemerintah sering memblokir website-website yang memang menyalagi aturan, tetapi ada juga website yang tidak bersalah ikutan kena blokir dari kominfo. Solusinya Anda bisa menggunakan VPN untuk membuka website yang kena blokir tersebut. Tetapi perlu bijak dalam menggunakan VPN, jangan membuka website-website yang memang dilarang pemerintah dan memang berbahaya.

8. Mengubah alamat IP
VPN memiliki manfaat bisa mengubah alamat IP. Karena saat tersambung dengan server VPN pada negara yang sudah dipilih, akan mendapatkan IP sesuai dengan negara tersebut, jadi bisa dengan mudah menganti lokasi IP sesuai dengan pilihan.

9. Performa menjadi lebih baik
Bandwidth dan efisiensi jaringan dapat ditekan dengan mengaksesnya dari IP Negara lain. Jadi bagi yang menginginkan performa menjadi lebih baik solusinya bisa menggunakan layanan VPN.

10. Efektifitas biaya
Yang terakhir adalah masalah biaya, dengan menggunakan VPN hanya cukup membayar biaya bulanan atau tahunan saja. Ini lebih murah daripada harus investasi komputer server yang diletakan diberbagai negara, belum lagi biaya sewa, perawatan dan lainnya.

Contoh Penggunaan VPN

  • Dengan menyembunyikan dan mengubah Alamat IP memungkinkan seseorang yang cukup penting terhindar dari percobaan penculikan dengan mengetahui lokasi sebenarnya.
  • Beberapa Antivirus menawarkan fitur VPN untuk mencegah pengguna mengakses Website berbahaya yang mungkin memasukan Virus ke Device anda seperti Malware, Spyware ataupun Adware yang sangat merugikan pengguna.
  • Beberapa Webiste dianggap merugikan pemerintah dengan alasan tertentu seperti yang dilakukan negara Cina dengan memblokir Website seperti Gmail, Google, Facebook, Youtube dll. Dengan menggunakan VPN maka pengguna internet bebas mengakses situs tersebut.
  • Mengakses situs yang Black List IP pengguna sebenarnya. Beberapa situs menganggap IP Indonesia merugikan karena dianggap sebagai aktifitas Spam, hal ini tentunya membuat anda tidak bisa mengakses situs tersebut karena IP anda di Black List sehingga untuk bisa mengakses situs tersebut maka diperlukan bantuan VPN

Komentar